http://manlumajang.sch.id, Lumajang-Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai hari pertama masuk sekolah pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang, Senin (30/3/2026). Seluruh keluarga besar madrasah, mulai dari siswa-siswi hingga para ustadz dan ustadzah, mengikuti kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Islamic Centre MAN Lumajang.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membuka kembali semangat belajar setelah menjalani libur panjang. Sejak pagi, ratusan siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung khidmat namun penuh keakraban.

Acara diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah, pembacaan Istighosah, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Madrasah, serta ditutup dengan saling bersalam-salaman sebagai simbol saling memaafkan. Nuansa religius yang kental terasa, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan keikhlasan yang menjadi inti dari perayaan Idul Fitri.
Kepala MAN Lumajang, Qodiriyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan momen Halal Bihalal sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas belajar.
“Hari ini bukan sekadar kembali ke sekolah, tetapi juga kembali dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan semangat yang baru. Jadikan momen ini sebagai langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih baik. Kalian adalah generasi hebat yang harus terus belajar, berjuang, dan tidak mudah menyerah,” ujarnya penuh motivasi.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk tidak terlena dengan suasana liburan yang telah berlalu, melainkan segera beradaptasi kembali dengan ritme pembelajaran yang produktif dan disiplin. Lebih lanjut, Qodiriyah menegaskan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras dan konsistensi.
“Libur telah usai, kini saatnya kita kembali fokus. Jangan sia-siakan waktu. Masa depan kalian ditentukan dari apa yang kalian lakukan mulai hari ini,” tambahnya.
Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan emosional antara guru dan siswa. Dengan berjabat tangan dan saling mengucap maaf, suasana kekeluargaan terasa semakin erat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh civitas akademika MAN Lumajang dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru, energi positif, serta komitmen untuk meraih prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang. (HUMAS)

